PT. Antam Tbk UBPN Kolaka Bersama BNN dan Polres Kolaka Menggelar Sosialisasi Tentang Narkoba 

Kerangan Gambar Tampak Foto Bersama Usai Melakukan Sosialisasi Tentang Narkoba Bersama Antam (Foto Red)

KOLAKA, MNN.COM  – PT ANTAM Tbk UBPN Kolaka bekerjasama dengan Polres Kolaka dan BNN Kolaka melaksanakan sosialisa bagi kaum Millenial dengan tema ” Milenial Hebat & Sehat Tanpa Narkoba ” di gedung Spot Center Kompleks Antam.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri sekitar 153 orang dari, Persatuan Wanita Aneka Tambang (PWAT) UBPN Kolaka, SMA Negeri 1 Pomalaa dan Guru, SMPS ANTAM Pomalaa dan Guru, Madrasah Tzanawiyah Pomalaa dan Guru.

Bacaan Lainnya

External Relation Manager , Bambang Tri Ariwibowo dalam sambutannya mengatakan, bahwa sosialisasi yang di laksanakan hari ini sebagai tanggung jawab PT. Antam kepada lingkungan sekitar terkait dengan pencegahan dan penyalah gunaan narkoba khususnya dikalangan anak-anak sekolah.

“ Seperti yang kita ketahui bahwa narkoba itu sudah menjadi kejadian yang luar biasa mengingat Indonesia juga sudah darurat narkoba,” ucap bambang dalam sambutannya.

Bambang mengatakan, bahwa Salah satu yang kami lakukan sebagai badan usaha milik negara sebagai support system pemerintah yaitu bagaimana cara kita ketika memberikan gambaran terkait dengan pencengahan narkoba yang akan disampaikan oleh  Polres Kolaka dan BNN Kolaka sehingga kita bisa sedikit banyak bisa menyelamatkan generasi muda kita kedepan.

Baca Juga:  Pangdam TNI Jamin Stabilitas Keamanan Obvitnas dan PSN Smelter Nikel CNI Group

“Jadi untuk selanjutnya sasaran kami saat ini adalah sekolah-sekolah yang berada khususnya dalam lingkungan PT ANTAM Tbk UBPN Kolaka. ANTAM sebagai tanggung jawab sosial dan untuk memutus mata rantai narkoba serta memberikan gambaran kepada adik-adik semua terkait dengan hal negatif narkoba dan kami mengusahakan kegiatan ini bukan hanya sekali dilakukan dan kami akan melanjutkan lagi dengan hal-hal positif lainnya sebagai bagian dari kami sebagai BUMN hadir untuk negeri semoga kegiatan kedepannya ide-idenya bisa lebih positif lagi,” tambah Bambang.

Iptu Akhmad Tarmidi sebagai perwakilan Polres Kolaka menjelaskan bawha Polres Kolaka  mempunyai program penyuluhan Narkoba sebulan sekali kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Narkoba adalah salah satu kegiatan atau tindak pidana yang luar biasa karena narkoba merupakan barang yang tidak diperbolehkan, narkoba jika di ibaratkan dengan pohon dapat merusak tanaman yaitu akar bukan daun atau batang sehingga jika ini tidak di antisipasi dan tidak dilaksanakan pencegahan-pencegahan maka generasi muda kita akan habis dan hilang karena berbagai macam penyakit dan hal yang lain bisa timbul,” ungkap Akhmad tarmidi.

Sekarang kita harus melihat situasi perkembangan wilayah kabupaten kolaka ini satu atau dua tahun kedepan pengaruh dari peredaran narkoba ini tidak bisa kita hindari lagi dengan perkembangan dunia usaha di bidang pertambangan kita tau sendiri bahwa wilayah Kecamatan Pomalaa merupakan salah satu wilayah terbesar pertambangan di wilayah Kabupaten Kolaka dan kemungkinan akan menyusul Kecamatan Baula.

Baca Juga:  Lembaga Negara dan Kementrian Akan Pindah ke IKN Kaltim Tahun 2024, Ini Daftarnya

Dengan datangnya berbagi macam orang tentunya tidak semua bisa membawa dampak positif terhadap perkembangan dan perekonomian di wilayah kabupaten kolaka tentunya hal- hal negatif juga akan muncul karena mempengaruhi pendapatan masyarakat sekitar, sebagai informasi bahwa narkoba ini nanti akan membawa efek yang sangat dominan terhadap perkembangan negatif yang ada di wilayah Kabupaten Kolaka.

“Sesuai data di kesehatan bahwa di kolaka itu sudah ada 16 orang terpapar HIV AIDS selanjutnya penyakit masyarakat yaitu prostitusi online yang dikenal di dunia sosial media yaitu bo itu sudah ada,” katanya.

” Dan elanjutnya sex remaja itu juga sudah ada di kolaka, namun data-data ini belum kami beritahukan karena masih dibutuhkan penelitian dan pengkajian data-data belum kami rilis dari dinas kesehatan sudah ketemu dengan dinas sosial untuk kita bahas bersama dengan perkembangan dan situasi dunia usaha pertambangan dan  kehidupan sosial masyarakat,” ungkapnya.

Iptu Akhmad Tarmidi juga menyampaikan, untuk mengantisipasi kegiatan atau dampak buruk dari rangkaian kegiatan perekonomian yang ada di kolaka ini, dari polres kolaka sudah melakukan kegiatan atau program untuk menjangkau pantauan atau pengamanan gejala-gejala tindak kriminal di dalam bahasa kami itu ambang gangguan dengan mendeteksi wilayah samapi lingkup yang kecil, pada saat ini bapak dan ibu sudah tahu adanya babinkamtibnas melaksanakan pengamanan di wilayah desa. (R).

Pos terkait