Satgas Yonif 725/Woroagi Kembali Terima Penyerahan Senjata Api Dari Warga di Papua

Keterangan Gambar Tanpak Satgas Yonif 725/ Woroagi Menwrima Satu Buah Pucuk Senjata Api Dari Kedua Warga di Kabupaten Boven Digoel Dari Kedua Warga (Foto Red)

BOVEN DIGOEL, MNN.COM — Satgas Pamtas RI PNG Yonif 725 Woroagi naungan Kolakops Korem 174/Atw di Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan kembali menerima satu buah senjata Api (Senpi) jenis Engkol Loop dari warga binaan secara sukarela yang berinisial E (32) dan J (35) pada Jumat, (5/5/23)

Hal tersebut yang disampaikan oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Letkol Inf Syafruddin Mutasidasi dalam rilis tertulisnya pada Sabtu, (6/5/2023) beberapa hari yang lalu.

“Jadi pada hari Jum’at itu kira kira pagibhari, Saudara J” dan “E” mendatangi salah satu Pos Satgas Yonif 725/Woroagi, setelah diterima oleh anggota Pos kemudian kedua orang tersebut mengaku membawa senjata api jenis Engkel Loop dengan maksud ingin menyerahkan kepada anggota Pos Satgas Yonif 725/Woroagi”, ungkap Dansatgas.

Baca Juga:  Di Akhir Tahun 2022, 18 Anggota Polres Bombana Naik Pangkat

Lebih lanjut Letkol Syafruddin mengungkapkan bahwa penyerahan Senjata Api oleh “E” dan “J” kepada Satgas Yonif 725/Woroagi merupakan hasil dari hubungan baik dengan masyarakat.

“Kurang lebih Satgas Yonif 725/Woroagi melaksanakan tugas pengaman perbatasan RI-PNG khususnya di wilayah Boven Digoel tentunya sudah banyak melakukan interaksi dan menjalin silaturahmi dengan baik dengan masyarakat yang berada di sekitar wilayah Pos jajaran Satgas Yonif 725/Woroagi, hal ini lah yang mendasari penyerahan Senpi secara sukarela kepada Satgas Yonif 725/Wrg sesuai dengan pernyataan “J” dan “E” di saat menyerahkan Senpi tersebut”, tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, sembari menyerahkan Senpi jenis Engkel Loop, “J” dan “E” juga mengajak teman-teman yang di gunung untuk menyerahkan diri guna menciptakan kedamaian di Wilayah Papua.

Baca Juga:  Mengunggah Video DPO di Sosmed, Bunda Naomi Bakal Di Laporkan Ke Mabes Polri

Untuk diketahui “J” dan “E” merupakan salah satu mantan anggota Kelompok Separatis Teroris Bersenjata Kodap V wilayah Papua Selatan yang telah sadar dan kembali mengabdikan dirinya ke pangkuan Republik Indonesia serta menjaga kedamaian di wilayah Provinsi Papua. (Red).

Pos terkait