Di Duga Kena Racun Pria di Kecamatan Wolo di Temukan Meninggal Dunia

KOLAKA, MNN.COM — Seorang pria ditemukan warga telah meninggal dunia di kebun yang berjarak sekitar 10 Km dari pemukiman warga Desa Lana Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka, Jumat dini hari (17/02/23).

Jasad pria tersebut diketahui bernama Baso Asman (34), yang adalah warga Kelurahan Wolo Kecamatan Wolo.

Bacaan Lainnya

Paur Humas Polres Kolaka Aipda Riswandi membenarkan adanya temuan jasad pada jumat dini hari pukul 07.00 Wita, berlokasi di pondok Kebun Puncak Harapan Kelurahan Wolo, Kecamatan Wolo.

Baca Juga:  Tim Elang Anti Bandit 007 Polres Kolaka, Tangkap Pencuri Sepeda Motor di Lamokato

Adapun Kronologis kejadian, bahwa pada hari Sabtu tanggal 11 Februari 2023 sekira pukul 08.00 Wita, Korban  berangkat ke kebunnya yang berada di Puncak harapan di Kelurahan Wolo,  membersihkan kebun dan melakukan menyemprotan menggunakan racun.

Selanjutnya, akibat tak ada khabar  selama berapa hari ini dan tidak pulang kerumah, hingganya pada hari Jumat dini hari  17 Februari 2023 sekira pukul 07.00 Wita, Saing selaku  kerabat korban menghubungi  kerabat lainnya bernama Yudding untuk mengecek keberadaan Korban yang diketahui belum selama beberapa hari belum pulang kerumahnya.

Kemudian Yudding pergi mengecek ke kebun tempat Korban bekerja, hingganya menemukan korban terlentang dan teebujur kaku tak bernyawa, bahkan jasad Korban telah membusuk.

Baca Juga:  Sikapi Kekosongan Wakil Bupati Koltim, Ratusan Masyarakat Berunjuk Rasa di Depan Gedung DPRD Koltim

Mengetahui dari Yudding bahwa Baso Asman telah meninggal, selanjutnya pihak  keluarga menghubungi Polsek Wolo, yang kemudian berbegas Personil Polsek Wolo di bantu oleh Kepala Desa Lana bersama warga setempat,  berangkat ke lokasi penemuan mayat tersebut.

Jasad Korban berhasil di evakuasi selama 2 jam kemudian dengan menggunakan peralatan tandu, menuju mobil Ambulance puskesmas Wolo yang stand by di kilo 10 Puncak Desa Lana.

“Untuk sementara ini, diduga korban Baso Asman pada saat melakukan penyemprotan di kebunnya tidak safety menggunakan masker,  sehingga zat yang di gunakan pada saat penyemprotan di hirup dan  menyebabkan meracuni tubuh korban, Pihak Kepolisian masih mendalami kejadian penemuan jasad ini”, Kata Riswandi.

(REDAKSI)

Pos terkait