Sumur Bor Bercampur GAS di Desa Gunung Eleh Bisa Terbakar, Polisi Antisipasi Bahaya dengan Police Line

Ketgam, Tanpak Sumut Bor Mengeluarkan Semburan Api Dekat Rumah Pemukiman (Foto Red)

SAMPANG, MNN.COM – Kapolres  Sampang AKBP Arman S.IK, M.Si melalui Kapolsek Kedundung Iptu Darussalam SH menyampaikan kepada awak media bahwa Polsek Kedundung membenarkan bahwa tadi pagi senin (05/12/2022) pagi pukul 07.00 Wib telah ada kejadian kebakaran sebuah dapur milik warga Desa Gunung Eleh Kecamatan Kedundung Sampang Madura.

“Dari keterangan saksi-saksi dilapangan, kebakaran dipicu adanya warga yang merokok saat melihat semburan air yang bercampur dengan gas alam dari pipa pengeboran sumber air milik Ustad Sayyadi di Dusun Bangsal Desa Gunung Eleh Kecamatan Kedundung Sampang” kata Iptu Darussalam melalui sambungan telephone senin sore.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Tidak Senang Diberitakan, Kepala MAN 2 Padang Sewa Pengacara, di Duga Untuk Somasi Wartawan

Iptu Darussalam juga menjelaskan dari kejadian tersebut salah satu warga yang bernama Maderah (40 Thn) yang berusaha menutup dan memadamkan api dengan alat seadanya mengalami luka bakar pada muka dan tangan sehingga masyarakat langsung membawa korban ke Puskesmas Kedundung.

Selain mengakibatkan salah satu warga mengalami luka bakar, semburan air yang bercampur api juga membakar dapur milik Ustadz Sayyadi yang sudah melakukan pengeboran sumber air mulai pada hari sabtu (03/12/2022) dan selesai pada hari minggu sore tanggal (04/12/2022).

Kepada awak media Kapolsek Kedundung kesatuan Polres Sampang Polda Jatim menyampaikan bahwa senin dini hari sekira pukul 02.00 Wib dari pipa pengeboran tersebut mengeluarkan semburan air yang berbau gas alam dengan ketinggian sampai kurang lebih 5 meter dari permukaan tanah.

Baca Juga:  Pj Bupati Bombana Hadiri Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah dan Janji PAW Anggota DPRD 

Karena tersebarnya kabar semburan air bercampur gas alam, pada pagi harinya banyak warga sudah memadati lokasi pengeboran sumber air milik Ustadz Sayyadi sampai akhirnya terjadi kebakaran yang mengakibatkan salah satu warga mengalami luka bakar dan kerugian material puluhan juta rupiah akibatnya terbakarnya dapur Sayyadi.

“Api bisa dipadamkan pada pukul 10.00 Wib oleh personil gabungan dari TNI-POLRI dan Unit Damkar dari BPBD Kabupaten Sampang serta bantuan masyarakat sekitar” lanjut Kapolsek Kedundung Iptu Darussalam.

Sebelum mengakhiri sambungan telephone Kapolsek Kedundung menegaskan guna mencegah warga sekitar mendekat ke pipa pengeboran sumber air, personil Polsek Kedundung setelah dilakukan pemadaman api langsung memasang Police Line guna meminimalisir terjadinya korban jiwa dan kebakaran lainnya di sekitar lokasi tersebut. (Redaksi)

Pos terkait