Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Rahanggada Kecamatan Tanggetada

Tampak Banjir Yang Merendam Puluhan Rumah Warga di Desa Rahanggada (Foto Red)

KOLAKA, MNN.COM — Puluhan rumah warga di lokasi Dusun satu dusun dan dusun dua dan tiga Desa Rahanggada Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terendam banjir setelah di guyur hujan selama dua hari, yaitu pada hari Jumat dan Sabtu.

Ayu Andari Warga Desa Rahanggada Kecamatan Tanggetada mengatakan, bahwa, banjir yang terjadi di daerahnya akibat hujan deras selama dua hari, dan mengakibatkan puluhan rumah terendam banjir.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Kapolres Kolaka Hadiri Safari Ramadan di Kelurahan Anaiwoi 

“Asal hujan pasti banjir pak, apalagi Banjir sekarang ini setinggi lutut orang dewasa, dan air pada masuk ke rumah rumah warga,” Ucap warga Desa Rahanggada ini yang di sapa ibu Andari pada Sabtu, (4/6/2022)

Ayu Andari mengatakan, hingga saat ini sejumlah warga setempat masih bertahan di rumahnya masing-masing. Belum ada rencana untuk melakukan evakuasi.

“Semua masih pada bertahan di rumah masing masing, dan palingan kita hanya  menyelamatkan barang-barang saja,” kata Ayu Andari.

Ia juga mengungkapkan, bahwa banjir yang terjadi di wilayah tersebut memang sudah langganan setiap tahunnya, Namun, penyebabnya tidak adanya drainase yang bisa menampung air tersebut sehingganya air hujan yang turun pada merembet kerumah rumah rumah warga.

Baca Juga:  Program Bupati Sampang, Ribuan Anak Yatim Disantuni Selama Tahun 2022

“Udah langganan kalo hujan deras pasti banjir, apalagi hujan turun sudah dua hari, dan kemungkinan penyebabnya karena tidak adanya drainase,” ungkapnya

Ia pun berharap, kepada Pemerintah Kabupaten Kolaka agar segera memberikan solusi dalam menangani permasalahan banjir itu, yang setiap kalinya sering terjadi di wilayahnya.

“Banjir tidak bisa hilang, pasti ada terus. Kesian warga, sudah capek setiap kali hujan pasti banjir dan lagi banjir lagi, dan itu sudah langganan di Desa Rahanggada ini,” ujarnya.

“Kami dan warga Rahanggada lainya berharap pemerintah agar dapat mengambil tindakan untuk atasi banjir. Karena banjir di Desa kami ini sudah sering terjadi, khususnya di tempat kami ini yang dataranya rendah,” tutup Ayu Andari. (Red)

Pos terkait