PT. ANTAM dan PLN Bersinergi Untuk Pasok Listrik Smelter Feronikel Haltim di Prov. Maluku Utara

Tampak Pabrik mesi PLN Yang Akan Beroperasi di Maluku (Foto Net)

JAKARTA. MNN.COM – PT. Aneka Tambang Tbk (ANTAM) melakukan penandatanganan Pokok – Pokok Kerjasama (Head of Agreement/HOA) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) terkait pengadaan pasokan listrik Smelter Feronikel Haltim di Maluku Utara pada Kamis, 10 Februari 2022 yang lalu.

Dalam penandatanganan yang dilakukan oleh Direktur Utama ANTAM, Nicolas Kanter dan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasojo, ANTAM dan PLN bersepakat untuk bekerjasama dalam pengadaan kebutuhan listrik 75 Megawatt (MW) selama 30 tahun ke depan.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Sukseskan Pilkada Serentak 2020, IMO-Indonesia Segera Gelar Webinar Protokol Kesehatan

Sinergi pasokan listrik Smelter Feronikel Haltim akan dilaksanakan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, PLN akan memasok kebutuhan listrik ANTAM pada periode enam bulan kedepan. Selanjutnya pada tahap kedua, dilaksanakan selama 12 bulan kemudian.

“Kami meyakini dengan sinergi yang baik antara PT. ANTAM dan PLN, upaya percepatan hilirisasi mineral terutama dalam kaitannya dengan komoditas nikel dapat telaksana segera,” kata Direktur Utama ANTAM, Nicolas Kanter yang dikutip INDUSTRY.co.id, pada Senin (14/2/2022) beberapa bulan yang lalu

Tampak Mesin PLN (Foto Net)

“Perusahaan juga mengharapkan proses pembangunan dan penyambungan listrik dilakukan secara cepat, tepat dan andal oleh PLN, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kontribusi kepada negara dan memberikan manfaat lebih terutama bagi masyarakat yang ada di sekitar wilayah operasi smelter,” katanya.

Baca Juga:  PT. Antam Salurkan Dana Program Kemitraan Senilai Rp1,9 Milar untuk Tahun 2022

Smelter Feronikel Haltim memiliki kapasitas 13.500 ton nikel dalam feronikel (TNi). Sampai dengan Desember 2021 pembangunan Smelter Feronikel Haltim telah mencapai kemajuan konstruksi sebesar 98%.

Nantinya, jika pembangunan telah selesai, Smelter Feronikel Haltim akan menambah portfolio kapasitas produksi total tahunan ANTAM menjadi 40.500 TNi. (*)

Pos terkait