Rukun Keluarga Mornene (RKM-Sultra) Gelar Tahun Baru Islam 1443 Hijriah 2021

SULTRA. MNN.COM – Baru baru ini pengurus Rukun Keluarga Moronene Provinsi Sulawesi Tenggara (RKM-Sultra) menggelar kegiatan peringatan tahun baru Islam 1443 H/2021 Masehi yang dilakukan secara virtual, di Pusatkan di markas PMI Sultra, Selasa (10/8/2021).

Dalam kegiatan yang mengusung tema “Muhasabah di tengah ragam musibah” ini dihadiri langsung Ketua Umum RKM Sultra, Sitti Saleha, Ketua Dewan Pembina RKM Sultra, Sahrun Gaus, Sekjen RKM, Masrul, dan beberapa pengurus teras RKM Sultra dengan jumlah kurang lebih 15 orang, selebihnya diikuti secara daring.

Bacaan Lainnya

Ketua RKM Sultra, Sitti Saleha, mengajak semua pengurus RKM Sultra dan warga RKM dimanapun berada yang sempat mengikuti kegiatan itu agar senantiasa mawas diri dalam suasana Pandemi COVID-19 saat ini.

“Dan untuk itu mari kita semua mawas diri, jaga diri kita, jaga keluarga kita, karena Pandemi COVID-19 ini sangat memprihatinkan dan mempengaruhi seluruh sendi sendi kehidupan ekonomi kita,” katanya.

Baca Juga:  Presiden Republik Indonesia Merasa Sangat Bahagia Selama Berada di Kepulauan Buton Bau Bau

Kepala Dinas Perindag Sultra ini juga mengajak seluruh pengurus dan warga RKM dimanapun kini berada, agar memaknai peringatan tahun baru Islam bisa membawa perubahan dalam diri terutama bisa meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan.

“Dan yang terutama lagi bisa meningkatkan tali silaturahmi kita di lingkungan RKM dan interaksi kita di tengah masyarakat,” katanya.

Mantan Pj Bupati Bombana ini juga meminta maat jikalau selama kurang lebih diamanahi menjabat ketua RKM Sultra ini belum bisa berbuat maksimal untuk organisasi. 
“Kita semua berharap, setelah PPKM yang diperpanjang hingga 23 Agustus ini bisa kita dilakukan rapat kerja pengurus. Saya juga meminta kita senantiasa mengedepankan kebersamaan, bahu membahu agar bisa memberikan manfaat dalam membangkitkan kembali organisasi ini,” katanya. 

Sitti Saleha juga juga mengapresiasi kekompakan pemngurus dan dukungan penuh dari Dewan pembina sehingga kegiatan yang hanya digagas selama dua hari itu bisa terlaksanan dengan sederhana tetapi tidak mengurangi kana dan esensi dari tujuian yang ingin dicapai.

Baca Juga:  Melalui ADD, Pemdes Lamundre Bangun Masjid Baru

Sementara itu, Dr Samsuri M Pd, saat membawakan hikmat peringatan tahun baru tersebut menyampaikan bahwa kata Muhasabah yang menjadi tema kegiatan itu bermakna introspeksi diri.

“Muhasabah adalah salah satu cara evaluasi dan membersihkan diri sendiri dari kesalahan-kesalahan yang mungkin telah diperbuat. Muhasabah adalah memperhatikan dan merenungkan hal-hal baik dan buruk yang telah dilakukan. Termasuk memperhatikan niat dan tujuan suatu perbuatan yang telah dilakukan, serta menghitung untung dan rugi suatu perbuatan,” katanya.

Menurut dia, dengan bermuhasabah maka ada beberapa mahfaat yang bisa diperoleh, diantaranya melatih kesabaran, dan semakin takut untuk melakukan kesalahan karena setiap saat bisa melakukan instropeksi diri.

“Muhasabah adalah ciri mukmin yang selalu mengharapkan rahmat tuhan,” pungkasnya.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al quran oleh Zilkarnain Syihab, kemudian pembacaan Doa oleh Aminuddin, SAg MA, kemudian laporan Panitias pelaksana oleh Drs Arfan Nur, sedangkan yang bertindak master of ceremony adalah Hj Aniati S Ag SH.

(Red)

Pos terkait