Menyoal WNA Asal Negara China Yang Diduga Palsukan KTP, Ini Sikap Bakin Sultra

Ketga, Tampak Wartawan Sedang Wawancara Salah Satu Organisasi, (Foto Sultan)

KENDARI, MATANETNEWS.COM – Akhir-akhir ini masyarakat Sultra digegerkan dengan adanya Warga Negara Asing (WNA) asal  China yang diduga memalsukan KTP, atas kejadian tersebut, mengundang banyak  dari  berbagai kalangan melontarkan kritikan bahkan salah satu ketua Lembaga BAKIN-SULTRA  mengangkat bicara mengenai persoalan tersebut.

Dilansir dari salah satu media online Liputan6.com, dijelaskan, bahwa pria tersebut bernama Mister Wang yang berasal dari provinsi shanxi China yang sekarang ini diduga menggunakan KTP  palsu menjadi warga negara Indonesia, tidak hanya itu, mister Wang juga di ketahui sudah memiliki 2 Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan menjadi penambang hebat diwilayah sultra diwilayah kabupaten konawe utara sudah bertahun-tahun lamanya.”Ucap, Lamunduru kepada Media ini pada kamis (07/05/2020).

Bacaan Lainnya

Seperti diketahui, masalah tersebut terkuak bermula dari salah satu laporan warga di polda sultra bernama Irwan. dalam laporan Irwan, mister Wang mengganti namanya dengan sebutan Wawan Razak Saputra yang berdomisili dikota kendari.

Baca Juga:  Ombudsman RI Sultra Dukung Gubernur Sultra Tolak Kedatangan 500 Orang TKA Asal Tiongkok DiSultra

Ketua Bakin Sultra La Munduru menyatakan, persoalan ini sangat miris betapa bahayanya WNA tersebut jika benar memalsukan identitasnya lalu dengan bebas melakukan aktivitas diderah kita sultra, apalagi mengelola kekayaan alam kita tanpa rasa beban.”Imbuhnya.

Persoalan ini harus ditindak tegas oleh pihak penegak hukum, kami menduga ada beberapa kelompok yang ikut terlibat bermain dalam kejahatan ini, bayangkan belangko KTP yang dimilikinya asli tertera jelas tepat tinggal dikota kendari.

Hal ini Menjadi pertanyaan, dalam mekanisme pengurusan KTP itu kita sebagai masyarakat harus mengambil surat pengantar dari lurah lalu ditanda tangani, setelah itu kita juga meski minta tanda tangan pihak kecamatan lalu melakukan pengurusan kepihak kantor  Dukcapil agar memperoleh KTP sebagai indentitas kita yang dipergunakan setiap hari harinya kita sebagai masyarakat yang sah dimata hukum.

Masih La Munduru, dalam kondisi serti ini, negara juga harus hadir untuk menyikapi masalah, kenapa? sebab masalah ini bukan hanya skala lokal atau provinsi saja melainkan masalah ini menjadi masalah negara.

Baca Juga:  Forsda Menilai Pansus Perusda Tidak Profesional

Jadi baik daerah, provinsi maupun pusat harus betul-betul menyikapinya karena bisa jadi hal ini menjadi strategi negara china untuk mengetahui kondisi negara kita hingga nantinya kedepan dengan bebas mengobok-obok NKRI yang kita cintai dengan mudahnya maka hancurlah negara kita ini.

Kalau benar mister wang atau yang disebut Wawan razak saputra memalsukan identitas maka harus ditangkap dan diadili secepatnya oleh pihak yang berwenang, karna jujur saja disultra sini ada beberapa kelompok yang memang mereka sudah meresa gerah dengan yang namanya WNA yang seolah-olah terkesan istimewah dibandingkan kita yang pribumi.

Ditengah kondisi negara lagi genting dilanda bencana wabah pedemik covid 19 ternyata masih ada saja masalah yang lebih parah yaitu WNA, sampai TKA hingga menjadi pesaing pribumi dalam dunia kerja. harap pemerintah setempat proaktif dan cepat tanggap dalam menyikapi persoalan WNA yang diduga memalsukan identasnya ini, jangan sampai masyarakat duluan lebih bergerak bisa jadi panjang persoalannya.” Tutup, Lamunduru.

LAPORAN : SULTAN

Editor : AJ

Pos terkait