IMIK Jakarta Minta KPK RI Agar Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana DAK Konawe Tahun 2019

MATANETNEWS.COM, Jakarta – Ikatan Mahasiswa Indonesia Konawe (IMIK) Jakarta mengendus dugaan penyalahgunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Konawe Tahun 2019 dengan Modus Mengalihkan anggaran proyek yang bersumber dari DAK kepada proyek yang bukan bersumber dari DAK.

Menyoroti Hal tersebut Ketua Umum IMIK Jakarta, Muhamad Ikram Pelesa (Senin/13/1). Mengatakan bahwa Dana Alokasi Khusus (DAK) adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional, ketika itu anggaran tersebut dialihkan untuk membiayaai proyek yang bukan bersumber dari DAK maka itu adalah melanggar Hukum.

“Dana DAK adalah alokasi dari pemerintah pusat yang peruntukannya jelas. Anggarannya tidak boleh digunakan untuk membayarkan proyek yang tidak bersumber dari DAK, ketika itu dialihkan maka itu adalah melanggar Hukum”, Ucapnya.

Baca Juga:  PT. ANTAM dan PLN Bersinergi Untuk Pasok Listrik Smelter Feronikel Haltim di Prov. Maluku Utara

Lebih lanjut Mahasiswa Pascasarjana Manajemen CSR Universitas Trisakti ini mengatakan bahwa Dalam teknis penggunaan Dana DAK Tahun 2019, pemerintah telah mengatur dalam Perpres Nomor 141 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Fisik pada Tahun Anggaran 2019, dimana Pemda Konawe mendapatkan kucuran anggaran ratusan Miliar dengan peruntukan proyek yang anggarannya tidak boleh dialihgunakan.

“Kan telah dijelaskan peruntukannya dalam Perpres DAK Nomor 141 Tahun 2018, dimana Konawe dapat kucuran DAK 300 Miliar lebih. Jadi salah, ketika pemda konawe berani melakukan pengalihan pembayaran proyek yang bukan bersumber dari DAK, bisa masuk Bui. Oleh Kerena itu semua proyek yang bersumber dari DAK itu harus clean and clear”, Jelasnya

Baca Juga:  Setelah PT. Antam, Kementerian ESDM Menetapkan PT. Ceria Masuk Dalam Obyek Vital Nasional

Sebelumnya pihaknya mendapatkan aduan dari Masyarakat terkait adanya dugaan pembayaran proyek yang bersumber dari APBD Konawe, tetapi dalam pembayarannya menggunakan Dana DAK Konawe Tahun 2019. Untuk itu dalam waktu dekat pihaknya berencana akan kembali menggiring KPK RI bertandang ke Konawe dalam mengusut Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengalihgunaan Dana DAK Konawe Tahun 2019 dalam peruntukan lain.

“Belum selesai kasus yang tengah kami pressure, kini kembali lagi mendapati aduan persoalan ini. Saya pastikan secepatnya, kami akan menggiring KPK RI Kembali bertandang ke Konawe dalam mengusut Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengalihgunaan Dana DAK Konawe Tahun 2019 untuk peruntukan lain”, Tutupnya.

REDAKSI, (Lap, Sultan)

PASANG IKLAN DISINI

Pos terkait