Dana Desa Tahun 2019 Kecamatan Toari,Di Beberapa Desa Belum Maksimal,”Ini Kata Camat”

MATANETNEWS.COM,KOLAKA – Meski pencairan Keuangan Dana Desa tahun 2019 sudah sampai pada tahap ke tiga, namun hasil pantauan media ini bahwa sudah memasuki tahun 2020 kuat dugaan pekerjaan fisik bangunan serta pemberdayaan sumber Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) belum maksimal.

Tahir Nuhung, Camat Toari kepada wartawan mengatakan bahwa dirinya hanya sebatas merekomendasikan para Kepala Desa yang laporannya sesuai dengan hasil asistensi tim Kecamatan yang tergabung diantaranya adalah; Fasilitator Kecamatan (FK), Fasilitator Tekhnik (FT), Sekretaris Camat (Sekcam),Kasie PMD Kecamatan, Kasie Pemerintahan Kecamatan.

“Jadi, persoalan progress capaian pekerjaan fisik Dana Desa sudah ada tim asistensi Kecamatan, tugasnya adalah memeriksa sejauh mana tahapan pelaksanaan pengelolaan keuangan Dana Desa dan ADD yang harus mengacu pada APBdes”, Kata Camat Toari pada, Rabu 8/01/2020

Baca Juga:  Pengurus IPSM Periode 2021-2026, Resmi di Kukuhkan Oleh Sekda Kota Kendari

Hal senada di katakan I Wayan Upadana Kepala seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa Kantor Kecamatan Toari,  menurutnya bahwa hasil Asistensi penggunaan Dana Desa Tahap ke dua tahun 2019, ada dua Desa yang tidak maksimal pengunaan keuangan baik pada fisiknya dan pemberdayaan masyarakat. 

“Hasil Asistensi kerja tim Kecamatan pada tahap kedua pengelolaan Dana Desa dan Add tahun 2019, masih ada dua Desa yang belum maksimal”, Kata Wayan.

PASANG IKLAN DISINI

Dikatakannya, Untuk selanjutnya Asistensi oleh tim Kecamatan untuk tahap Ketiga Dana Desa dan tahap Empat Alokasi Dana Desa akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, meski menurut Wayan banyak laporan masyarakat terkait tidak maksimalnya pekerjaan di beberapa Desa, dan sudah menyebrang tahun.

Baca Juga:  Gubernur Sultra Membuka Rakerwil PKS dan Sampaikan Strategi Garbarata

“Jadi, Kami akan turun lagi asistensi dalam waktu dekat ini dan memang banyak Desa yang terlambat pelaporan keuangannya, dan juga ada beberapa Desa yang di keluhkan masyarakat terkait tidak maksimal pekerjaannya”,ungkapnya. 

Ditambahkannya bahwa pihak kecamatan sudah sering berulang kali melakukan pembinaan terhadap kepala Desa untuk maksimalkan pengelolaan keuangan Negara yang harus mengacu pada APBDes, yang intinya Kepala Desa jangan Nakal.

Wartawan, Ahmad Badewi

PASANG IKLAN DISINI


Pos terkait