Akibat Sengatan Listrik,Seorang Penggali Sumur Bor Dikolaka Tewas Seketika

MATANETNEWS.COM_KOLAKA – Sungguh naas nasib Yakobus (29) warga Desa  Unamendaa Kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara ( Sultra) tersengat listrik dan tewas seketika saat menggali sumur Rabu, 16/10/2109

Yakobus (29) yang diketahui adalah keseharianya pekerja sebagai penggali sumur Bor didaerah kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka saat itu melakukan penggalian sumur bor bersama rekanya yang saat itu menggunakan aliran listrik, namun Yakobus bernasib naas dan tewas akibat sengatan listrik.

Kapolsek Wundulako AKP Bachtiar Thayeb yang melalui PS Paur Subbag Humas Polres Kolaka Bripka Riswandi,membenarkan dengan tewasnya seorang pria yang berdomisili didesa Iwoimendaa saat melakukan aktivitas sebagai penggali sumur dengan menggunakan listrik.

“Sesuai kesaksian rekan korban di TKP saat itu bahwa korban Yakobus hendak melakukan colokan mesin penyedot air (Alkon) ke aliran listrik, namun tangan Yakobus korban dalam keadaan basah dan akhirnya tersengat listrik”, Ucap Riswandi

Baca Juga:  Penemuan Mayat Seorang Laki Laki Dalam Gudang Sempat Gegerkan Warga Lapulu Kendari

“Sebenarnya korban sempat berteriak pada waktu dirinya tersengat listrik, dan teriakanya sempat didengar oleh Lukman rekan kerja korban, namun pada saat lukamn memotong kabel listrik tersebut korban sudah kejang kejang dan pingsan akhirnya meninggal dunia, dan jasad korban sudah diserahkan kepada keluarganya , “tambah Riswandi.

Atas kejadian tersebut pihak kepolisian Polsek Wundulako sudah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan tewasnya seorang penggali sumur bor di kecamatan wundulako kabupaten kolaka. 

“Kami himbau bagi para warga agar dapat berhati hati dan mengutamakan keselamatan dalam beraktivitas, jangan samapai tejadi hal hal yang tidak kita inginkan, terutama dengan menggunakan listrik, harus lebih berhati hati, “tutup  Bripka Riswandi 

Baca Juga:  Kapolres Kolaka, Pantau Pengamanan Ibadah Natal Di Gereja

Kontributor, Asri Joni

Pos terkait